Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kepala Desa Apresiasi KUBE Delima PKH Pesagi Kecamatan Kayen

KUBE PKH desa Pesagi bersama Perangkat Desa dan Mahasiswa KKN UNDIP
Pemerintah Desa Pesagi mengapresiasi peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang berani mengelola Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Delima. Pemerintah desa akan ikut serta mendukung baik berupa peralatan maupun motivasi agar KUBE Delima makin berkembang ke depan.

Hal itu disampaikan Suep, Kepala Desa Pesagi Kecamatan Kayen, dalam sambutan Musyawarah Desa (Musdes) bersama pendamping PKH dan pengelola KUBE Delima yang berlangsung di balai desa Pesagi pukul 09.00. Senin (23/7/2018).
Suep juga mengintruksikan kepada pengelola KUBE Delima, agar mengajukan proposal yang ditujukan kepada pemerintah desa. Sehingga pemerinah desa mengetahui kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.
Padmi, Ketua KUBE Delima senang dengan respon positif dari pemerintah desa. Ia mengungkapkan, kripik tempe menjadi produk utama KUBE Delima. Meski selama ini keuntungan hasil penjualan kripik mencapai 400.000 hingga 500.000 tiap bulan, namun masih ada kendala yang harus dibenahi.

“Selama ini produksi kripik masih menggunakan kemasan plastik biasa. Pemasaran pun masih berkutat di wilayah Kecamatan Kayen. Itu pun hanya di warung warung tradisional. Kami berharap pada pihak manapun terutama pemerintah desa untuk ikut berpartisipasi mengembangkan KUBE.” Harap Padmi.

Dalam Musdes pagi itu, selain dihadiri perangkat Desa Pesagi, juga turut hadir Supervisor PKH Kabupaten Pati, Evi Yulianti. Selain itu, juga hadir tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Dalam kesempatan itu, Evi Yulianti menekankan adanya kerjasama solid antar individu dalam mengelola KUBE agar tujuan tercapai. Harus menjaga komitmen setiap anggota. Tidak boleh bekerja sendiri sendiri dan bergantung pada seorang dalam pekerjaan.

Selain itu, Evi, sapaan akrabnya, mendorong seluruh perangkat desa untuk ikut mendukung KUBE Delima. Selain itu, ia juga mengajak mahasisiwa Undip yang sedang menjalankan tugas KKN di Desa Pesagi untuk turut serta mendampingi membuat inovasi produk KUBE Delima.

“Saya berterimakasih kepada Kepala Desa Pesagi yang bersedia mendukung pengembangan KUBE Delima, semoga semangat ini menular ke desa-desa yang lainnya” tutur Evi.

Sementara itu, Nur Arofah, Pendamping PKH desa Pesagi berterima kasih kepada semua pihak yang turut aktif dalam pengembangan KUBE ke depan. Ia berharap, KUB tidak hanya satu kelompok. Namun ke depan setiap kelompok PKH mampu mengelola KUBE. Sehingga PKH akan benar benar mampu mewujudkan kemandirian warga kurang mampu.