Salah satu Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan

pkhpati.com, Tayu – Pagi itu, Selasa 18 Juli 2017, tidak seperti biasanya, pendopo Kecamatan Tayu tampak ramai oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH). Nampak raut muka penuh keceriaan dan kegembiraan. Mereka berkumpul di pendopo kecamatan Tayu untuk menerima bantuan PKH tahap I tahun 2017 yang mulai tahun ini disalurkan melalui BNI.

Proses penyaluran bantuan sempat berjalan kurang tertib karena banyaknya penerima bantuan yang berdesakan ingin memasuki pendopo, namun keadaan kembali normal setelah pendamping PKH menertibkan kembali antrian.

Di sela-sela kesibukan pencairan bantuan tahap I, Koordinator PKH Kecamatan Tayu (korcam Tayu), Dwi Probo Retno, mengatakan bahwa pencairan tahap I di Kecamatan Tayu (sesuai jadwal) akan dilakukan mulai tanggal 18 Juli dan berakhir pada tanggal 20 Juli 2017.

“Jadwal pencairan Kecamatan Tayu dilakukan tanggal 18 Juli sampai 20 Juli, mulai pukul 8:00 pagi sampai pukul 16:00 sore,” jelasnya saat ditemui di tempat penyaluran bantuan, Selasa (18/7/2017).

Seharusnya penyaluran bantuan tahap I di Kecamatan Tayu dilaksanakan sejak tanggal 11 juli 2017, namun karena terjadi kendala teknis akhirnya diundur tanggal 18 Juli.

“Karena pada tgl 11-13 Juli pendopo Kecamatan Tayu digunakan untuk acara lain sehingga tidak bisa digunakan untuk penyaluran bantuan. Sebenarnya tanggal 11 Juli pun bisa dilakukan penyaluran bantuan di balai desa, tetapi dari pihak BNI tidak menghendaki. Sehingga disepakati dilakukan mulai tanggal 18,” imbuhnya.

Jumlah peserta PKH di kecamatan Tayu yang melakukan pencairan tahap I sebanyak 2.299 KPM. Namun ada sejumlah KPM yang bantuannya di tunda karena berbagai kendala.

“KPM yang bantuannya ditunda ada sekitar 80 peserta karena pengurusnya merantau dan ada juga yang pengurusnya meninggal, sehingga tidak dapat hadir saat aktivasi tabungan dengan pihak BNI. Selain itu juga ada beberapa nama yang tidak sesuai, misalnya selisih atau beda satu huruf dengan yang tertulis di KTP, tetapi KPM tetap bisa mencairkan bantuan dengan menyertakan surat keterangan dari desa” jelas Pinkan Bening selaku Pendamping PKH Kecamatan Tayu.

Penerima bantuan PKH adalah keluarga tidak mampu yang memiliki komponen berupa anak sekolah, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas berat, dan lansia. Jumlah bantuan yang diterima pada tahap I sebesar Rp 500.000,-

Kecamatan Tayu menjadi kecamatan pertama yang melakukan pencairan bantuan PKH non tunai pada tahap ini. Selain kecamatan Tayu, masih ada 4 kecamatan lain yang diagendakan akan melakukan pencairan bulan Juli ini, yaitu kecamatan Margoyoso, kecamatan Pati, kecamatan Kayen, dan kecamatan Sukolilo

Sementara itu pencairan non tunai PKH di kabupaten Pati secara simbolis akan dilaksanakan pada tanggal 26/07/2017 di kecamatan Pati yang akan dihadiri oleh Bupati Pati.


*Untuk menyaksikan secara live proses pencairan bantuan non-tunai PKH di Kabupaten Pati, silahkan follow akun Instagram kami disini