Penyaluran Bansos Non-Tunai PKH Kecamatan Margorejo

pkhpati.com, Pati – Penyaluran bantuan sosial non-tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pati dilaksanakan secara serentak di 4 Kecamatan pada tanggal 14 Agustus 2017. Kecamatan yang melakukan penyaluran bantuan non tunai antara lain adalah Kecamatan Jakenan, Kecamatan Gabus, Kecamatan Margorejo, dan Kecamatan Winong. Penyaluran bantuan yang dilaksanakan mulai pukul 8:00 pagi tersebut berjalan lancar, ditambah dengan pengamanan yang dilakukan aparat setempat.

Di Kecamatan Margorejo, penyaluran bantuan berjalan dengan lancar dan cepat yaitu mulai pukul 8:00 pagi dan selesai pukul 10:30 siang dengan jumlah 266 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Mulainya jam 8:00  pagi. Seharusnya jam 10:00 sudah selesai, tapi karena ada sedikit kendala penyaluran bantuan baru selesai pukul 10:30” jelas Dwi Setyo Wati selaku Pendamping PKH Kecamatan Margorejo.

Berbeda dengan di Kecamatan Margorejo, di Kecamatan Jakenan penyaluran bantuan berjalan lebih cepat dengan sedikit kendala. Jumlah KPM di Kecamatan Jakenan ada 329 KPM dan penyaluran bantuan berlangsung hanya dua jam, yaitu selesai pukul 10:00 pagi.

“Penyaluran bantuan PKH dimulai pukul 8:00, dibuka oleh Bapak Sekretaris Camat Jakenan dan selesai pukul 10:00 pagi. Kendalanya ada beberapa KPM yang membawa surat keterangan dari desa namun tidak ada tanda tangan  pemegang surat” kata Eko Anggoro, Koordinator PKH Kecamatan Jakenan.
Penyaluran Bansos Non-Tunai Kecamatan Winong

Di Kecamatan Winong dengan jumlah KPM 370 juga melakukan penyaluran bantuan. Penyaluran bantuan berjalan lancar dan selesai pukul 10:30. Ada hal yang membahagiakan bagi Pendamping Kecamatan Winong, yaitu ucapan syukur KPM dan ungkapan rasa senang KPM karena baru pertama kali memegang kartu ATM.

“Penyaluran bantuan berjalan lancar, dan tadi ada ibu Sugiyati KPM dari desa Godo yang bilang ke saya, katanya senang karena baru pertama kali memegang kartu ATM” kata Heru Lestiono selaku Koordinator PKH Kecamatan Winong.

Selain di tiga Kecamatan tersebut, satu kecamatan yang melakukan penyaluran bantuan adalah Kecamatan Gabus. Di Kecamatan Gabus, penyaluran bantuan berjalan lancar dan selesai pada pukul  pukul 11:45 WIB. Di Kecamatan Gabus sendiri telah menyalurkan bantuan kepada 391 KPM.

“Kurang lebih jam 11:45 siang selesai, proses penyaluran bantuan juga berjalan lancar. Kendala nya itu ada KPM yang tidak bisa ambil bantuan karena pengurus nya merantau dan ada juga yang pengurusnya meninggal dunia” kata Henry Sugiman, Koordinator PKH Kecamatan Gabus.

Bantuan yang ditunda karena peserta PKH merantau atau meninggal dunia ini merupakan kendala yang dialami oleh semua Kecamatan yang telah melakukan penyaluran bantuan sebelumnya. Bantuan untuk peserta PKH yang merantau bisa diambil ketika pengurusnya pulang ke kabupaten asal, sedangkan untuk peserta PKH yang meninggal dunia, bantuan baru bisa diambil setelah ada pergantian dari pengurus lama ke pengurus baru.

Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di 4 Kecamatan di Kabupaten pada 14 Agustus 2017 tersebut merupakan penyaluran bantuan untuk KPM tahun 2016, sedangkan untuk KPM tahun 2013 akan dijdwalkan kemudian. Hal ini dikarenakan berkas untuk KPM tahun 2013 masih belum lengkap, sehingga penyaluran bantuan tidak bisa di laksanakan saat ini.